Al-qur’an adalah kitab suci bagi seluruh muslim hingga akhir zaman, Allahpun memberikannya kepada Nabi Muhammad SAW sebagai mukjizat terbesar sepanjang masa, padahal penulispun dari semenjak sekolah dasar sampai kuliah masih bingung dengan perkataan bahwa Al-qur’an adalah mukjizat sepanjang masa. Dikatakan sepanjang masa karena mukjizat Al-qur’an mengalahkan mukjizat-mukjizat lain seperti Nabi Musa yang bisa membelah lautan, Nabi Isa yang bisa menghidupkan orang mati, Nabi Ibrahim yang tahan dibakar bara api. Sebagai muslim memang kita tahu bahwa membaca Al-qur’an bahkan hanya mendengarkannya saja sudah mendapatkan pahala dari Allah, apalagi mempelajari dan mengamalkannya.

Namun tidak hanya itu, terdapat keistimewaan lain yang membuat Al-qur’an yang disumpah Allah akan dijaga sampai akhir zaman ini begitu istimewa dan menjadi mukjizat terbesar yang pernah diberikan kepada manusia. Inilah penjelasan dari segi ilmiah tentang bacaan Al-Qur’an.

“Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang kuat ingatan atau hafalannya. Di antaranya, menyedikitkan makan, membiasakan melaksanakan ibadah salat malam, dan membaca Alquran sambil melihat kepada mushaf”. Selanjutnya ia berkata, “Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Alqur’an”.

Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar.

Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya. Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan. Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik. Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Alquran berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.

Penelitian Dr. Al Qadhi ini diperkuat pula oleh penelitian lainnya yang dilakukan oleh dokter yang berbeda. Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Alquran terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang men dengarkannya.

Kesimpulan hasil uji coba tersebut diperkuat lagi oleh penelitian Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston. Objek penelitiannya terhadap 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 pria dan 2 wanita. Kelima orang tersebut sama sekali tidak mengerti bahasa Arab dan mereka pun tidak diberi tahu bahwa yang akan diperdengarkannya adalah Alqur’an.

Penelitian yang dilakukan sebanyak 210 kali ini terbagi dua sesi, yakni membacakan Alquran dengan tartil dan membacakan bahasa Arab yang bukan dari Alqur’an. Kesimpulannya, responden mendapatkan ketenangan sampai 65% ketika mendengarkan bacaan Alquran dan mendapatkan ketenangan hanya 35% ketika mendengarkan bahasa Arab yang bukan dari Alqur’an.

Alquran memberikan pengaruh besar jika diperdengarkan kepada bayi. Hal tersebut diungkapkan Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam Seminar Konseling dan Psikoterapi Islam di Malaysia pada tahun 1997. Menurut penelitiannya, bayi yang berusia 48 jam yang kepadanya diperdengarkan ayat-ayat Alquran dari tape recorder menunjukkan respons tersenyum dan menjadi lebih tenang.

Sungguh suatu kebahagiaan dan merupakan kenikmatan yang besar, kita memiliki Alquran. Selain menjadi ibadah dalam membacanya, bacaannya memberikan pengaruh besar bagi kehidupan jasmani dan rohani kita. Jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, bacaan Alquran lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Alquran memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).

Mahabenar Allah yang telah berfirman, “Dan apabila dibacakan Alquran, simaklah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat” (Q.S. 7: 204). (sumber : http://jejak-muslimin.blogspot.com/2010/05/manfaat-ilmiah-membaca-al-quran.html)

Saat membaca artikel tetangga itu, penulispun masih terheran tentang keAgungan Allah, begitu hebatnya Al-qur’an ini, dapat kita rasakan manfaatnya yang begitu besar tanpa kita harus berada didekat Nabi Muhammad SAW, dengan hanya mendengarkannya saja kita menjadi pribadi baik dan tidak mengikuti ajaran syaitan. Marilah saudaraku, kurangi atau bahkan hidari musik-musik yang merusak kepribadian kita, mulai dari hal kecil, dari kita sendiri dan mulai dari sekarang. Kita dapat memperbaiki kehidupan kita.

Semoga bermanfaat :)

Sumber Terpecaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s